Hari Hipertensi Sedunia (World Hypertension Day ) diperingati setiap tanggal 17 Mei
setiap tahunnya, dan pada tahun 2023 mengangkat tema global Measure
Your Blood Pressure Accurately, Control It, Live Longer.
Ketika diketahui dari pengukuran sebelum vaksinasi Covid 19 bahwa tekanan darah saya tinggi (sistolik 213 mmHg) dan harus mengusahakan agar angkanya turun hingga di bawah 170 mmHg dalam 14 hari untuk dapat menerima vaksin Covid 19, saya lantas mencari informasi apa yang harus saya lakukan.
Konon gaya hidup dapat memainkan peran penting sebagai cara menurunkan darah tinggi dengan cepat dan alami. Jika seseorang mampu mengontrol tekanan darahnya dengan menerapkan gaya hidup sehat, bisa jadi tidak perlu mengonsumsi obat-obatan. Alhasil, risiko terhadap risiko penyakit berbahaya akibat komplikasi hipertensi juga bisa diturunkan.
1. Perubahan pola hidup
Yang pertama adalah mengubah pola hidup.:
- Berat badan yang sehat. Saya harus berusaha mengurangi berat badan saya yang waktu itu 71 kg. Tinggi badan saya 160 cm. Idealnya berat badan saya tidak lebih dari 66 kg.
- Mengurangi atau berhenti merokok. Saya perokok dan tidak bisa berhenti, maka saya merusaha mengurangi konsumsi rokok saya.
- Konsumsi makanan sehat bergizi seimbang dan rendah garam. Saya makan lebih banyak ketimun dan syuran berserat. Selain itu saya memperbanyak konsumsi kalium dari air kelapa muda, setidaknya segelas 350 ml sehari.
- Batasi konsumsi minuman beralkohol. Saya hanya minum bir sesekali. Jadi tidak masalah untuk tidak minum bir dalam 14 hari.
- Lakukan aktivitas fisik intensitas rendah secara teratur. Saya pilih jalan kaki 20 menit tiga kali sehari.
- Kelola stres dengan baik, contohnya dengan melakukan aktivitas yang kamu sukai.
- Batasi konsumsi kafein, terutama dari kopi. Saya minum kopi 2 cangkir sehari. Saya kira tidak masalah.
- Pantau tekanan darah di rumah dan lakukan pemeriksaan rutin. Ini berarti perlu melakukan cek tekanan darah mandiri setiap hari.
2. Konsumsi ObatDalam hal ini saya meminta advis dokter dan disarankan minum dosis minimum dulu, obat generik amlodipin yang relatif murah selama seminggu untuk dilihat perkembangannya. Jika perlu nanti akan diadviskan meningkatkan dosis pada minggu kedua.
Masalah saya kemudian adalah bagaimana memantau tekanan darah di rumah dan lakukan pemeriksaan rutin. Ini berarti perlu melakukan cek tekanan darah mandiri setidaknya dua kali setiap hari. Kepada saya disarankan membeli alat pengukur tekanan darah (tensimeter) digital yang mudah dioperasikan.
Memilih alat pengukur tekanan darah digital
Ada banyak merk alat pengukur tekanan darah (tensimeter) yang ditawarkan secara online dengan mutu dan harga bervariasi, dari yang bergengsi dan mahal, hingga yang sederhana dan murah. Saya berusaha mencari yang kelas menengah namun dapat diandalkan akurasinya dan terjangkau harganya (di bawah Rp 300 ribu) dan mudah didapat dari toko kesehatan di kota saya (delivery cepat sehari).
Cara mengukur tekanan darah
Menurut informasi cara mengukur tekanan darah adalah sbb.
- Hindari konsumsi kopi atau teh, aktivitas berat, olahraga atau merokok setengah jam sebelum pengukuran
- Pilih tempat pengukuran yang tenang dan tidak terganggu bising
- Tunggu minimal 5 menit setelah merasa nyaman, kemudian lakukan pengukuran
- Duduk dengan kaki yang menapak pada lantai, tidak menggantung dan kaki tidak disilangkan
- Lengan tangan bebas dari pakaian, posisi lengan setinggi jantung, punggung dan lengan tangan bersandar di meja/kursi, tidak menggantung
- Mengukur tekanan darah dilakukan 2 kali, serta memberi jarak 1 menit sebelum pengukuran berikutnya. Ambil angka rata-ratanya.
- Pengukuran tekanan darah dilakukan pada waktu yang sama, contoh setiap pagi pada pukul 10.00 dan malam pada pukul 21.00
- Catat angka rata-rata sistolik, diastolik dan pulsa setiap kali pengukuran tekanan darah dilakukan.
Jangan stress karena angka tekanan darah
Stress membuat tekanan darah bertambah tinggi. Tujuan kita adalah mengurangi angka tekanan darah kita jadi jangan malah membuatnya bertambah tinggi dengan stress. Santai saja dengan berharap tekanan darah rata-rata menurun.
Penurunan tekanan darah rata-rata tidak seketika, melainkan bertahap-tahap.
Ketika memulai usaha menurunkan tekanan darah, level tensi saya rata-rata 190/95/95.
Seminggu setelah berusaha mendapatkan rata-rata 175/90/89.
Pada minggu kedua jadi 163/88/85.
Saya menerima vaksin Covid karena tekanan darah saya 168/86 memenuhi persyaratan untuk Lansia.
Saya melanjutkan usaha menurunkan tekanan darah hingga berbulan-bulan. Sekarang stabil sekitar 135/85/83 dan dianggap aman untuk Lansia. Saya tetap melakukan pengukuran tekanan darah setiap hari, dua kali.
Artikel terkait:
Bambang Kussriyanto
Komentar
Posting Komentar